Pages

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Jul 17, 2009

Ledakan Bom Di Ritz Carlton dan JW Marriot.

Protected by Copyscape Plagiarism Detector
Ledakan Bom Di Ritz Carlton dan JW Marriot.


Ledakan Bom di Hotel Ritz Carlton dan Hotel JW Mariot ternyata menuai bergbagai komentar. Termasuk saya sendiri. Sampai - sampai saya mengurungkan niat untuk mengupload artikel tentang Bisnis Online yang sudah selesai saya ketik. Selain karena rasa simpati, saya juga lagi kekurangan ide untuk membuat tulisan seputar Komputer dan Internet yang biasa saya tulis.

Bagaimana tidak, disaat sedang ramai ramainya orang membicarakan kemenangan SBY, Manchester United yang akan main di Indonesia, MOS yang membawa korban dan lain lain, tiba tiba saja terjadi rentetan ledakan besar di pagi hari ketika semua warga Jakarta sedang memulai aktifitas mereka. Meskipun saya bukan warga Jakarta tapi saya juga Rakyat Indonesia yang merasa jati diri kita terinjak injak karena kejadian ini.

Bukan hanya Indonesia yang terguncang, ternyata seluruh dunia juga dibuat penasaran dengan tragedy bom di Hotel Ritz Carlton dan JW Marriot, ini ditunjukkan dari data Google Trends. Google Trends adalah media yang menyediakan data tentang kata yang paling banyak di cari pada pencarian Google. Pencarian dengan kata kunci "Ritz Carlton" sempat masuk pada posisi 10 besar topik yang paling banyak dicari oleh para pengguna Google di Amerika Serikat. Para Pengguna Google juga banyak menggunakan kata kunci Jakarta yang mencapai peringkat 20 besar di daftar Google Trends.

Detik detik pasca terjadinya Bom di Hotel Ritz Carlton dan JW Marriot ini juga sudah menyebar di Youtube. Bahkan Popularitas "Jakarta" mampu mengalahkan "Harry Potter" di Twitter. Para Pengguna BlackBerry pun terpaksa harus rela koneksinya menjadi Lemot karena banyaknya Pengguna yang penasaran dengan dua ledakan besar ini. Para Penggila Bola di Indonesia pun Sepertinya harus rela tidak bakalan bisa menyaksikan pertandingan Indonesian All Star melawan Menchester United. Pertandingan yang sedianya akan diadakan tanggal 20 Juli 2009 itu sepertinya terancam batal karena pihak MU yang ketakutan, bukan lantaran takut melawan Indonesian All Star, tapi takut lantaran mati konyol terkena ledakan Bom. Kenapa tidak Malaysia saja yang di Bom. Kan jadi Malu dengan Malaysia yang berhasil mendatangkan Klub sepakbola paling populer itu.

Pengamanan Ledakan Ritz

Pengamanan Ledakan bom

Sudah Berbulan bulan ini Indonesia terbebas dari isu Teroris dan sudah dikatakan kondusif. Kejadian Bom di kedua Hotel ini sebenarnya sudah di antisipasi dengan memberlakukan pengamanan ketat, bahkan sampai sampai pengunjung hotel yang membawa mobil harus membuka kap mobil untuk mengetahui adanya benda mencurigakan. Kamera CCTV juga sudah di sebar. Hal ini dikarenakan sudah pernah terjadi ledakan Bom di tempat yang sama. Tapi ya... apa mau dikata. LexLuthor selalu lebih pintar dari pada Superman. Penjahat selalu mendahului Superhero...


Sumber Foto http://foto.vivanews.com

10 comments:

  1. intromu piye tho lii..
    mbingungkeee...

    ReplyDelete
  2. wueee hore.. akhirnya Agung nulis komentar.. introne...??? he eh yo... gek kroso... aku dewe bingung.. wis gen... namanya juga gek latihan dadi penulis... he..he...

    ReplyDelete
  3. Ternyata negara ini belum aman dari ancaman bom...

    ReplyDelete
  4. salam.. laknat Alloh buat mereka..

    ReplyDelete
  5. semoga otak pelakunya segera ditangkap, kalo perlu dibom kecil2an...hiii...dendam ya..??

    ReplyDelete
  6. apa gara2 si budi mau datang ya
    he.he

    smoga pak fulisi cepat nangkep tirorisnya. lalu kt gebukin. :D

    ReplyDelete
  7. "budi bermain bola" haa...ha..haa...ha...ha... [lhoh.. malah mbahsurip]

    ReplyDelete
  8. turut berduka cita...oiya link nya segera tak pajang ya...

    ReplyDelete

Terima kasih anda bersedia memberikan sedikit waktu anda untuk membaca tulisan saya. Silahkan komentar apa saja.
Komentar yang masuk setelah 2 bulan artikel ini ditulis akan dimoderasi ( karena banyaknya spam ).